Cowok tersebutbernama Randi. Tak lama kemudian perasaan Aini yang awalnya benci berubah menjadi cinta begitu pula dengan perasaan Randi yang sangat-sangat menyukai Ain, dan akhirnya mereka berdua Jadian.
Aku pun sangat senang dan menceritakan ke sobat-sobatku. Sobat-sobatku pun ikut senang dan mendukung jadiannya. Aku mempunyai dua sobat yang bernama Tias dan Aprilia, mereka berdua merupakan sobat terbaikkku, kemana-mana merek selalu bertiga.
Mereka bertiga mempunyai kespakatan jia diantara salah satu sobat mereka mempunyai pacar maka dia harus mentraktir makanan. Yang duluan mempunyai pacar adalah Tias, Aprilia, dan tak lama kemudian Aini yang baru jadian dengan Randi, akhirnya Aini mentraktir sobat-sobatnya di warung depan.
Setelah dua bulan jadian, hubunganku baik-baik saja dan tak ada masalah apa-apa. Berhubung Randi sangat sayang dengan Aini dan perhatian banget dengan ku, aku pun tidak mergukan Randi lagi.
Dan ada satu cowok lagi yang bernama Reza, dia ini merupakan sahabat Randi. Dia juga sangat baik denganku. Semua yang terjadi pada Randi dia selalu memberitahuku dan Reza juga sanat mendukung hubunganku dengan Randi.
Beberapa hari kemudian Randi mengundang Aini ke rumah Randi, disana mereka adakan acara bakaran ikan dan menonton tv bareng. Di rumahnya pun sangat rame dan seru.
Tak lama kemudian Aini pulang bareng cewek yang bernama Mira, dia ini merupakan ceweknya Reza yang baik tapi cerewet. Setelah aku sampai di rumah aku sangat senang dan gembira.
Pada pagi hari Aini sangat semnagat berangkat sekolah dengan wajah gembira, dan membuat sohib-sohibnya penasaran dengan tingkahku. Setelah Tias dan Aprilia duduk disampingku mereka meyuruhku tuk menceritakan apa yang membuat aku gembira dan akhirya aku menceritakan kepada sohib-sohibku yang telah terjadi padaku saat acara dirumah kekasihku, Tias dan Aprilia juga ikut senang melihat sobatnya bahagia.
Setelah bel pulang sekolah berbunyi aku pulang bersama sohib-sohibku dan aku tidak menyangka kekasihku datang menghampiriku.
Aini sangat terkejut dengan tingkah Randi yang menghapiri dan mengajaknya pulang bareng akan tetapi Tias dan Aprilia menyoraki Aini "ciyee ciyeeeee so swet sualo sandal jepit".
Aini dan Randi hanya memberikan senyuman manis diwajahnya dan aku berpamitan deng sohibku itu untuk pulang. setelah ada angkot yang menghampiri kami berdua lalu manaikinya dan mengatakan " good byeeee dan sampai berjumpa besok,,,,,,,,,,,".
Lima bulan kemudian Randi pindah sekolah ke Bandung karena dia terkena kasus tidak masuk disebabkan dia sering sakit-sakitan dan terkena oenyakit dalam yang serius yaitu "paru-paru".
Awalnya aku tidak tahu taoi sobatnya Randi yang memberi tahuku. Aku pun snagat sedih karena harus berpisah dengan Randi. Dan aku pun langsung pulang menemuai Randi dan menanyakannya, ternyata benar apa yang dikatan sobatnya. Dua hari sebelum Randi berangkat ke Bandung, penyakitnya kumat lagi dan kedua orang tunaya membawanya kerumah sakit umum.
Setelah aku mendapat kabar dari orang tuanya yang telah menelfonku aku pun langsung buru-buru untuk pergi kerumah sakit dengan wajah gelisah dan sedih. Akhirnya aku sampai disana dan melihta Randi yang sedang berbaring di tempat tidurnya. Setelah Randi sembuh, dia langsung diajak pindah ke Bandung sama kedua orang tuanya. Aku pun hanya bisa pasrah melihat kepergian kekasihku pergi meninggalkanku.
Dua bulan kemudian aku dan dia kehilangan komunikasi, beberapa kali aku menghubungi ke HPnya, ternyata nomor HPnya tidak aktif, aku pun tidak tahu bagaimana status hubunganku dengan Randi sebagai apa,,,,?????.
Tiga hari kemudian aku mendapatkan kabar dari temen-temenya kalau dia mau bertunangan sama cewek lain yang bernama Leyla. Hatiku terasa sakit setelah mendapatkan kabar seperti itu, mungkin aku harus merelakan dia bersama dengan orang lain yang lebih baik dari pada aku.
Tiga tahun kemudian dia pulag dari Bandung dan sselalu mengejarku untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi disana tapi aku tidak mau mendengar penjelasan dia karena hatikua sangat sakit dengan pengkhianatan dia. Dan akhirnya aku memutuskan untuk putus dengan dia. Tapi Randi gak mau putus denganku karena dia masih sangat mencintaiku.
Eaa sudah kalau begitu aku kasih kamu kesempatan untuk menjelaskannya dan Randi pun menjelaskan semua ke aku kalau Randi tidak pernah bertunangan dengan Leyla dan No. HPnya tidak pernah sibuk banyak tugas dan kerjaan disana..... Akhirnya aku balikan sama dia......
Karya Siti Hutami Setyo Ningsih/XII TKJ
Bagi sobat blogger yang suka dengan cerpen ini, silahkan download filenya disini :
Sumber Majalah Inspire SMKN 1 Brondong


08.04
Unknown
Posted in: 
0 comments:
Posting Komentar