Kali ini cara mengetahua permasalahan pada PC. Seperti sebuah perusahaan, setiap komponen dan alat pada komputer memiliki fungsi dan tingkat kepentingan sendiri-sendiri. Semakin banyaknya variasi komponen komputer, kita sebagai teknisi di tuntut untuk mengelompokkan dan menganalisa kerusakan pada PC. Tanpa perlu panjang lebar ngomongnya berikut ini pertolongan pertama pada komputer jika mengalami permasalahan :
Komputer Tiadak Mau Hidup ( Power Tidak Nyala )
Masalah :
Ketika menghidupkan komputer, tombol power sudah ditekan tetapi komputer tidak mau hidup. indikator power on pada komputer tidak nyala.
Solusi :
Sebelum anda melakukan langkah lebih jauh, pastikan terlebih dahulu anda telah menekan tombol power pada CPU ( Central Processing Unit ) dengan bena. Jika tetap tidak nyala, lakukan beberapa pengecekan sebagai berikut.
1. Chek kabel koneksi. Perhatikan apakah kabel power telah terpasang dengan baik dari power outlet-nya ke PC. Tancapkan kabelnya sekali lagi.
2. Apakah Perangkat komputer anda menggunakan stabiliser.? jika ya, chek apakah stabilizer-nya memang berfungsi dengan baik saat dihidupkan.
3. Pastikan juga Power outlet-nya tidak bermasalah. Adalah bisa mengetesnya dengan menyambung peralatan listrik lainnya ke power outlet tersebut. kalau peralatan tersebut bekerja, berarti power outlet-nya masih bagus.
4. Setelah sekian pengecekan tersebut PC tidak mau hidup juga, masalahnya kemungkinan besar terletak pada kabel power. Gantilah kabel power-nya dengan yang baru.
5. Jika tetap tidak menyalah, permasalahannya mungkin terletak pada kotak Power supply Pc atau malah pada motherboard-nya. jika itu terjadi, mungkin sudah saatnya anda menghubungi tempat servis langganan anda.
Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting.
Masalah :
Setelah di tekan tombol power, computer hidup, indicator power on juga terlihat nyala. Tetapi setelah ditunggu sekian waktu, system operasi computer tidak segera aktif dan computer terhenti pada pertengahan proses.
Solusi :
Perhatikan dengan baik, apakah kondidi layar monitor gelap dan computer membunyikan beeb secara berulang-ulang. Jika ya, berarti itu bertanda bahwa anda akan segera dapat mendeteksi kesalahan yang ada pada computer anda. Bunyi beep tersebut merupakan pertanda bahwa BIOS yang terpasang pada motherboard melakukan POST ( Power On Selft Test ) ketika komputer dinyalakan dan berhasil mendeteksi adanya kesalahan.
Dengan demikian bagai mana beep yang terdengar pada speeker anda. Seperti pada contoh, dibawah ini merupakan daftar bunyi beep yang terjadi pada Bios model AWARD yang menunjukan kode kondisi pada komputer anda.
Tabel Daftar Beep dan Maksudnya.
No
|
Tanda Beep
|
Kondisi
|
1.
|
Beep 1 kali saja
|
Tanda bahwa kondisi komputer baik
|
2.
|
Beep 1 kali panjang
|
Terdapat masala di Memory.
|
3.
|
Beep 1 kali panjang dan 3 pendek
|
Kerusakan di bagian VGA card
|
4.
|
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek
|
Kerusakan di DRAM perrity
|
5.
|
Beep terus menerus
|
Kerusakan di modul memory atau memori Vidio
|
Jika terjadi beeb pada nomor 4 & 5, maka seolusinya adalah anda herus mencabut VGA Card-nya lalu dibersihkan dengan kuas lalu dipasang kembali dengan baik. Jika belum jadi juga, anda coba ganti dengan VGA Card punya teman Anda jika ada, jika tidak anda harus mengganti VGA Card-nya dengan yangh baru. Atau mungkin anda harus segera membawa kompter anda ke tempat servis kepercayaan anda. Tetapi jika yang muncul adalah nomor 2 & 3, anda dapat mencoba untuk mengatasi kerusakan tersebut dengan tindakan-tindakan sebagai berikut.
- Matikan kembali komputer anda, matikan stabiliser anda, cabut semua kabelnya, kemudian buka casing-nya. Bawa PC ketempat yang terang, atau sediakan senter untuk membantu anda melihat lebih jelas ke dalamnya.
- Jika yang terdekasi dalah beeb dengan tanda kerusakan pada Memory. Anda dapat melakuakna pengecekan terhadap kartu memori anda apakah sudah tertancap dengan benar pada slot-nya. Karena ini sering kali menjadi penyebabnya. Buka pengunci-nya, cabut kartu memori anda bersihkan munkin berdebuh lalu, pasang kembali dengan baik. Kunci penguci slot-nya dengan baik pastikan juga kartu memori anda dalam keadaan baik atau tidak cacat/rusak.
- Jika yang terdeteksi dalah beep dengan tanda kerusakan pada VGA Card, anda harus memeriksa kembali posisi VGA Card pada Slot-nya apkah sudah terpasang dengan benar. Jika perlu, buka dan pasang kembali card tersebut.
- skaligus saja, pastikan kartu-kartu dan kabel-kabel di dalam PC terpasang dengan baik, maka semua komponen harus berada dalam posisi yang benar dan baik pula.
- sekaligus cek motherboard anda tidak tergores. Jalur-jalur masih bagus dan tidak terpotong oleh sayatan benda tajam.
- jika anda yakin RAM dan VGA sudah terpasang dengan baik dan benar, nyalakan komputer tersebut.
- bila ternyata kasusnya masih sama, coba pindahkan RAM anda ke slot yg lain. Bisa juga slotnya udah rusak. Kemidan nyalakan kembali komputer anda.
- kalu tidak selesai juga masalahnya..., kosultasikan ke teknisi servis komputer langganan anda.
Perluh diketahui bahwa kode beeb pada setiap merk BIOS memang berbeda-beda dan terkadang tidak konsisten dalam memberikan informasi. Tetapi sampai saat ini, metode ini paling umum digunakan orang untuk mendiagnosa komputer tanpa harus membukanya ataupun menggunakan sofaware diagnosa.
Jika hingga pada akhir langkah.... ke 7 tetap tidak bisa juga anda dapat menhubungi kami guna mendapatkan info lebih lanjut.
KOMPUTER MAU BOOTING, TETAPI SELALU “SAFE MODE”
Masalah :
Pada saat komputer booting tiba-tiba Sistem Operasi Windows merekomendasikan pemakai untuk menggunakan Safe Mode. Setelah dipilih pilihan Safe Mode tersebut, ternyata komputer tidak dapat dioperasikan sebagaimana mestinya. Tidak bisa mencetak, tidak bisa menampilkan gambar full color. Bahkan hampir semua driver tidak dapat aktif pada mode ini.
Solusi
Masuknya sistem ke posisi Safe Mode, berarti ada yang tidak beres dalam sistem komputer Anda. Hal itu dapat disebabkan karena beberapa hal seperti hilangnya file sistem, driver dan file penting lainnya dari Windows dapat memaksa Windows tampil dalam safe mode. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda kerjakan jika sistem Windows anda sering booting dalam kondisi Safe Mode.
1. Restart kembali Windows pada komputer Anda dan paksakan untuk menggunakan normal mode. Jika terdapat kesalahan sistem, biasanya Windows akan mengeluarkan pernyataan pernyataan error. Jika Anda bermaksud untuk memperbaiki error tersebut, Anda dapat mencatat dan mengkonsultasikan hal itu pada Microsoft. Hubungi situs Microsoft Coorporation pada bagian
Technical Supportdi http://support.microsoft.com/support.
2. Jika perlu, Anda bisa menginstal ulang sistem Windows. Jika langkah ini yang Anda pilih, jangan lupa untuk mem-back up semua data penting Anda ke media penyimpan lain baik disket, CD atau hard disk yang lain. Langkah instalasi ulang Windows secara lebih lengkap akan dibahas dibagian yang lain.
3. Jika dengan instalasi ulang ternyata Windows tetap masuk ke safe Mode, maka kemungkinan lain yang menyebabkannya adalah kerusakan di bagian dalam hard disk. Untuk memeriksanya, masuk saja ke safe mode dan lakukan scan disk dulu hard disk Anda. Klik Start Menu Program -> Programs -> Accessories -> System Tools dan yang terakhir pilih ScanDisk. Untuk mendeteksi kerusakan harddisk secara lebih detail, juga akan dibahas pada bagian lain dari buku ini yaitu Bab V tentang perawatan komponen penyimpan.
COMPUTER MAU BOOTING TETAPI PROSES BOOT LAMBAT
Masalah :
Komputer bisa booting Clan masuk ke sistem operasi, tetapi proses booting sangat lambat. Padahal jika dilihat dari spesifikasi komputer yang ada, tidak seharusnya proses booting selambat ini.
Solusi :
Jika komputer yang lambat dalam melakukan proses disebabkan karena spesifikasi processor dan kapasitas Memory yang rendah, memang sudah demikian halnya. Tetapi jika spesifikasi komputer yang ada sudah cukup memadai sedangkan proses booting masih lambat, itu yang harus dicari solusinya.
Komputer yang terlalu lambat pada saat melakukan proses booting, biasanya disebabkan karena terlalu banyaknya program yang di-upload pada saat start-up. Hal itu dapat membuat komputer boros memori. Untuk mengatasi hal itu, coba lakukan langkah-langkah sebagai berikut.
1. Tutup semua aplikasi yang sedang aktif pada komputer.
2. Kemudian munculkan kotak dialog System Configuration Utilities dengan melakukan klik terhadap Start Menu Program -> Run. Akan muncul kotak dialog Run seperti berikut.
3. Ketikkan "MSCONFIG" pada kotak Open Clan tekan tombol Enter. Hal itu akan memunculkan kotak dialog System Configuration Utility sebagai berikut.
Gambar. Kotak Dialog System Configuration
4. Klik tab Startup pada kotak dialog tersebut. Tanda centang yang muncul pada kotak dialog ini merupakan daftar program-program yang aktif sejak Windows dijalankan. Jika tanda centangnya cukup banyak, maka hilangkan beberapa yang tidak Anda anggap perlu dan biarkan hanya terdapat pada program yang periu saja. Sebagai contoh hilangkan saja tanda centang dari program-program seperti e-mail client, messenger, Microsoft Office Start-up Clan aplikasi lainya yang sebetulnya dapat dibuka kapan saja.
5. Klik tombol Apply dan OK untuk mengaktifkanya. Dan klik Yes pada konfirmasi untuk me-restart sistem Anda. Lakukan pengontrolan daftar startup program itu secara rutin, agar pemakain memori sistem anda terjaga dengan baik.
KOMPUTER SERING HANG
Masalah :
Komputer bisa booting dengan baik dan Normal. Tetapi pada saat dipakai bekerja, komputer seringkali mengalami hang dan macet secara tiba-tiba. Kondisi pada saat hang pun bermacam-macam. Mulai dari program yang tidak dapat berjalan, mouse tak dapat digerakan, keyboard tidak berfungsi, sampai muncul blue screen. Hal itu tentu saja sangat mengganggu pekerjaan karena seringkali data kita hilang karena lupa belum disimpan pada saat bekerja.
Solusi :
Banyak hal yang bisa terjadi dan menyebabkan komputer sering macet atau hang. Tetapi secara garis besar, yang menyebabkan komputer sering macet dibagi menjadi dua kelompok yaitu hang karena software mengalami crash dan hang yang disebabkan karena hardware yang mengalami crash.
Sering Hang Karena Software mengalami Crash.
Jika komputer hang karena terdapat software yang crash, biasanya pada masih bisa dilakukan penggerakan mouse atau penekanan beberapa tombol keyboard. Jika terjadi kondisi hang yang seperti itu, coba lakukan penanganan sebagai berikut.
1. Tekan kombinasi tombol [Ctrl] + [Alt] +[Del] secara bersamaan. Bila kotak dialog Close program muncul, maka akan terdapat beberapa program aktif yang mempunyai keterangan "Not Responding". Program itulah yang menyebabkan komputer hang.
2. Catat program-program yang bertuliskan "Not Responding" tersebut, dan kemudian matikan dengan menekan tombol End Task.
3. Tutup juga program-program lain yang tidak perlu. Caranya, klik nama program tersebut dan klik tombol End Task. Setelah program yang bertuliskan Not Responding ditutup, biasanya komputer akan normal kembali.
4. Jika komputer masih hang, restart sistem melalui tombol [Restart] yang terdapat pada CPU.
5. Setelah sistem Windows berjalan lagi, lakukan pengecekan komputer dengan membuka satu persatu program yang sebelumnya bertuliskan Not Responding. Hal itu dilakukan untuk mengecek aplikasi yang sebenarnya menjadi penyebab konflik. Jika ketahuan, catat nama program tersebut dan lakukan instalasi ulang. Bila program penyebab konflik itu tidak terlalu Anda butuhkan, sebaiknya uninstall saja dari sistem.


15.58
Unknown
Posted in: 
0 comments:
Posting Komentar